Share:

First

Losi

198377 reads

Berisi adegan dewasa, harap bijak memilih bacaan.

Kianara Pradisti atau yang kerap dipanggil Ara, tak pernah membayangkan masa depan yang telah ia rancang harus buyar. Tujuannya ke kota besar adalah untuk bekerja di perusahaan besar nan ternama untuk belajar dan mendapat pengalaman agar bisa merebut kembali apa yang seharusnya menjadi miliknya lewat jalan yang benar. Harta warisan kedua orangtuanya, bahkan kekasihnya, telah diambil alih oleh tantenya, tante Sandra. Namun tekadnya harus terputus saat ia harus terikat dengan Saska, pria yang merubah alur masa depan yang telah ia susun perlahan. Karena insiden salah ambil kunci apartemen membuat malam pertamanya di kota mengalami kemalangan, namun sebuah keberuntungan bagi Saska. 

Saska akan bertanggung jawab dengan membawa Ara pada ikatan pernikahan, bertanggung jawab karena telah menjadikan Ara wanita seutuhnya, dan bertanggung jawab pada calon anaknya. Ia harap kehadiran Ara  adalah jawaban. Jika Ara benar-benar mengandung anaknya, mungkin hubungan kedua orangtua dan kakaknya akan membaik. Hubungan mereka buruk saat kedua orang tuanya menginginkan cucu namun sudah 10 tahun menikah, kakaknya tak juga memiliki keturunan. Walau bukan cucu dari kakaknya, setidaknya, cucu darinya bisa mengobati harapan kedua orangtuanya. Tapi ia tidak tahu jika Ara memiliki tujuan sendiri juga ambisi hingga bertekad tidak akan menikah bahkan hamil sebelum merebut kembali miliknya.

Akankah Ara tetap pada tujuannya? Atau, menerima takdirnya dengan menikah dengan Saska dan menjadi ibu dari anaknya? Dan disaat itu juga mantan kekasihnya hadir dan memberinya tawaran yang menggiurkan, yakni sanggup mengembalikan semua miliknya dengan sebuah rencana. Jadi, jalan mana yang akan Ara pilih?

Unfold

Tags: one-night standpregnantbosscomedysweethumorousicyoffice/work placefirst lovevirgin
Latest Updated
44. Masih Malam Pertama

Tidak ada yang tahu masa depan. Meski dihadapkan dengan situasi sulit seakan tak mampu menahan beban, tapi semua akan teratasi jika kita terus melangkah. Selalu ada pilihan di setiap jalan kehidupan. Maju untuk menghadapi serta mengikuti alur yang telah digariskan, atau mundur dengan lari dari kenyataan. Semua keputusan hanya kita yang bisa mene……

Leave a commentComment

    Please to leave a comment.

    Leave a comment